Pertanyaan Umum
Temukan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan seputar pendaftaran mahasiswa baru UTDI.
UTDI (Universitas Teknologi Digital Indonesia) adalah kampus yang fokus di bidang teknologi, informatika, dan bisnis digital, cocok buat kamu yang ingin siap kerja dan siap digital.
UTDI berlokasi di Yogyakarta, kota pelajar dengan suasana nyaman dan biaya hidup relatif terjangkau.
Tenang, UTDI adalah perguruan tinggi resmi dan terakreditasi sesuai ketentuan pemerintah. Saat ini UTDI telah terakreditasi BAIK SEKALI
UTDI punya program studi S1 dan S2, seperti Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Bisnis Digital, Manajemen Ritel, dan Teknologi Informasi (S2).
Pendaftaran dibuka setiap tahun dan tersedia dalam beberapa gelombang. Jadi kamu bisa pilih waktu daftar yang paling pas.
Semua proses pendaftaran bisa dilakukan secara online, praktis dan gampang.
Ada Jalur Reguler, Prestasi, UTBK, Kemitraan, Beasiswa, dan RPL. Tinggal pilih yang paling sesuai dengan kondisi kamu.
Jalur Reguler adalah jalur masuk lewat tes berbasis komputer (CBT) yang bisa diikuti di kampus UTDI.
Jalur ini buat kamu yang punya nilai rapor bagus, minimal rata-rata 8,50 di semester 5. Kalau lolos, nggak perlu tes.
Jalur buat kamu yang punya prestasi di bidang non-akademik seperti olahraga, seni, atau organisasi, dibuktikan dengan sertifikat.
Bisa banget. Kamu bisa daftar lewat Jalur UTBK tanpa perlu ikut tes tambahan.
Jalur khusus buat siswa dari sekolah mitra UTDI atau yang pernah PKL, PRAKERIN, atau ikut kunjungan industri ke UTDI.
Jalur pendaftaran buat calon mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan biaya kuliah, baik sebagian maupun penuh.
Ada Beasiswa Unggulan UTDI dan Beasiswa KIP Kuliah dari pemerintah.
Beasiswa penuh: bebas biaya SPA dan SPP sampai lulus, sesuai ketentuan yang berlaku.
Program bantuan dari pemerintah untuk calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi tapi punya potensi akademik yang baik.
RPL adalah jalur masuk dengan pengakuan pengalaman kerja atau kuliah sebelumnya, jadi kamu nggak perlu mulai dari nol.
Nggak. Jalur RPL pakai asesmen dan konversi pengalaman atau nilai jadi SKS.
Ada, untuk jalur tertentu. Tesnya online dan biasanya dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu.
Materinya Bahasa Inggris dan Tes Logika, fokus ke kemampuan dasar.
Nggak lama. Hasil seleksi diumumkan maksimal 24 jam setelah tes.
Info kelulusan dan surat resmi akan dikirim lewat kontak yang kamu daftarkan (WhatsApp atau email).
Daftar ulang adalah proses setelah kamu dinyatakan lulus untuk mengamankan status sebagai mahasiswa UTDI.
Ada. Biaya pendaftaran dibayarkan satu kali saat mengisi formulir online.
Tidak. Biaya pendaftaran bersifat final dan tidak dapat dikembalikan.
SPA adalah biaya pendidikan yang dibayar satu kali selama kuliah dan bisa dicicil sesuai ketentuan.
Ada SPP Tetap per semester dan SPP Variabel sesuai jumlah SKS yang diambil.
Kelas karyawan dan pascasarjana pakai sistem SPP Bulanan, jadi lebih fleksibel.
Biaya konversi SKS di Jalur RPL sebesar Rp25.000 per SKS yang diakui.
Biaya tidak bisa dikembalikan, kecuali kamu diterima di PTN. Kalau itu, pengembalian dilakukan 100%.
UTDI menyediakan program studi jenjang S1 dan S2, yaitu Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Bisnis Digital, Manajemen Ritel, serta Teknologi Informasi (S2).
Informatika dan Teknik Komputer cocok banget buat kamu yang suka coding, sistem, dan teknologi.
Kamu bisa pilih Bisnis Digital atau Sistem Informasi, karena menggabungkan teknologi dengan dunia bisnis.
Informatika lebih fokus ke pemrograman dan teknologi, sedangkan Sistem Informasi lebih ke penerapan IT untuk kebutuhan bisnis dan organisasi.
Manajemen Ritel fokus pada pengelolaan bisnis ritel modern, pemasaran, operasional, dan manajemen toko berbasis digital.
Teknik Komputer lebih banyak membahas hardware, jaringan, dan sistem embedded, tapi tetap ada materi software pendukung.
Sebagian besar prodi bisa diambil melalui Jalur RPL, dengan catatan sesuai hasil asesmen dan kebijakan UTDI.
Tidak semua. Prodi yang tersedia untuk kelas karyawan menyesuaikan kebijakan dan jadwal yang ditetapkan UTDI.
Ya. UTDI membuka Program Magister (S2) Teknologi Informasi.
Lulusan UTDI bekerja di berbagai bidang, seperti IT, startup, bisnis digital, perbankan, industri kreatif, dan wirausaha.
Bisa, dengan ketentuan dan persetujuan dari pihak akademik UTDI.
Ya. Pembelajaran di UTDI dirancang lebih banyak praktik, project-based, dan sesuai kebutuhan industri.
Lulusan UTDI disiapkan untuk siap kerja dan siap bersaing di dunia industri digital, dengan kurikulum berbasis praktik dan kebutuhan industri.
Ya. Mahasiswa UTDI berkesempatan lulus lebih cepat, sekitar 3,5 tahun, sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Tidak. UTDI menerapkan alternatif tugas akhir yang lebih aplikatif dan relevan dengan dunia kerja.
Tugas akhir dapat berupa program magang industri, penulisan jurnal, atau artikel ilmiah, sesuai skema yang dipilih mahasiswa.
Mahasiswa bisa fokus ke pengalaman nyata, portofolio, dan karya ilmiah yang bisa langsung digunakan untuk melamar kerja atau melanjutkan studi.
Ya. Lulusan UTDI memperoleh ijazah resmi yang diakui secara nasional sesuai peraturan pendidikan tinggi di Indonesia.
Lulusan UTDI bekerja di bidang IT, startup, perusahaan teknologi, bisnis digital, perbankan, industri kreatif, dan wirausaha.
Dengan pendekatan praktik, magang, dan project-based learning, lulusan UTDI memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Ya. Program magang industri yang memenuhi ketentuan dapat digunakan sebagai syarat kelulusan.
Publikasi mengikuti ketentuan akademik UTDI dan diarahkan agar mahasiswa memiliki karya ilmiah yang bernilai akademik.
Sangat cocok. Skema ini memberi fleksibilitas bagi kelas karyawan dan mahasiswa RPL untuk lulus lebih cepat tanpa mengganggu aktivitas kerja.
Artinya mahasiswa UTDI sudah dibekali skill praktis dan portofolio sejak awal, sehingga berpeluang mendapatkan penghasilan dari proyek, freelance, magang berbayar, atau usaha digital.
Bisa dari freelance IT, desain, web, aplikasi, konten digital, magang industri, UMKM digital, hingga bisnis online.
Tidak ada jaminan, tapi UTDI menyiapkan ekosistem dan skill-nya, peluang CUAN tergantung usaha dan konsistensi mahasiswa.
Sejak semester awal, mahasiswa sudah dikenalkan dengan praktik, project, dan studi kasus nyata.
Ya. Mahasiswa dibimbing dosen dan praktisi untuk mengerjakan project berbasis kebutuhan industri.
Ya. UTDI mendorong mahasiswa untuk freelance, magang, atau berwirausaha digital selama tetap mengikuti aturan akademik.
Beberapa program magang industri bersifat berbayar, tergantung mitra dan kebijakan perusahaan.
Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, dan Bisnis Digital memiliki peluang besar untuk mulai menghasilkan lebih cepat.
Sangat cocok. Mahasiswa kelas karyawan dan RPL bisa mengembangkan skill sekaligus menambah penghasilan.
Ya. Aktivitas seperti proyek, magang, dan karya dapat diintegrasikan dengan penilaian akademik sesuai ketentuan UTDI.